Saturday, February 17, 2018

Sri Mulyani Meraih Penghargaan Menteri Terbaik di Dunia Dalam Acara World Government Summit




  


Dilansir dari akun resmi instagram milik Sri Mulyani instagram.com/smindrawati, bahwa beliau menerima Penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di acara World Government Summit, Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan ini diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum pada tanggal  11 Februari 2018.
 
" Penghargaan ini saya dedikasikan kepada pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo dan 257 juta rakyat Indonesia serta 78.164 jajaran Kementerian Keuangan yang telah bekerja keras untuk mengelola keuangan negara dengan integritas dan komitmen tinggi untuk menuju bangsa Indonesia yang bermartabat, adil dan makmur. ", ungkap nya.

Sekilas mengenai World Government Summit

World Government Summit merupakan pertemuan tahunan yang diselenggarakan di Dubai, UAE, dan melibatkan segenap pemimpin pemerintahan dari seluruh dunia dalam suatu forum dialog global tentang proses pemerintahan dan kebijakan publik serta kaitannya dengan teknologi, inovasi, dan topik lain.
Forum ini menjadi ajang pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara pejabat pemerintah, penentu kebijakan, pakar, dan pimpinan sektor swasta untuk melihat tren masa depan dan implikasinya bagi kemanusiaan.
World Government Summit dihadiri lebih dari oleh lebih dari 4000 peserta dan 90 pembicara dari 150 negara dan lembaga internasional.

 

World Government Summit dimulai oleh sekelompok ahli dari berbagai bidang sebagai upaya untuk membawa segenap pemimpin pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil dalam satu forum bersama.
Tujuannya adalah untuk memperbaiki kehidupan 7 milyar penduduk dunia. Laporan dari World Government Summit kemudian akan diterbitkan oleh Oxford Analytica, McKinsey, Harvard Business Review, dan di situs web World Government Summit: https://www.worldgovernmentsummit.org/home.
Penghargaan Menteri Terbaik ini merupakan penghargaan global yang diberikan kepada satu orang menteri dari semua negara di dunia setiap tahunnya dan mulai diberikan pada tahun 2016.
Proses seleksi dan penentuan pemenangnya dilakukan oleh lembaga independen Ernst & Young dan diselenggarakan oleh World Government Summit.

Sri Mulyani menjadi penerima pertama dari Asia atas penghargaan tersebut

Sri Mulyani dalam sambutannya mengapresiasi menjadi penerima pertama dari Asia yang menerima penghargaan tersebut. Dia mengatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan pengakuan atas kerja kolektif pemerintah di bawah pimpinan Presiden Joko Widodo, khususnya dibidang ekonomi.
Penghargaan Menteri Terbaik yang telah diraih didedikasikan untuk seluruh rakyat Indonesia. Menurutnya, forum ini merupakan kesempatan untuk dapat menjelaskan kemajuan Indonesia, berbagai tantangan yang dihadapi, dan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengatasi pembanguan yang dihadapi serta menciptakan berbagai solusi.

Monday, February 12, 2018

Online Shop Wajib Menjaga Kepercayaan Konsumen


Online shop wajib menjaga kepercayaan konsumen, merespon pertanyaan dengan cepat dan menawarkan diskon
Kesimpulan diatas merupakan hasil survei The 2017 SAP Hybris Consumer Insights Report yang disponsori SAP SE terhadap 1.000 responden di Amerika Serikat (AS). Tentunya, hal ini berlaku bagi konsumen di negara-negara lain, termasuk di Indonesia.





Survei tersebut dilakukan untuk mengetahui perasaan pelanggan mengenai isu-isu yang berkaitan dengan belanja online, termasuk data, privasi dan respon terhadap pelanggan.

Hasil survei menunjukkan :
  1. 71% responden menyatakan mereka tidak ingin menerima informasi tertentu, 
  2. 79% berkata mereka akan meninggalkan peritel jika data personal mereka digunakan tanpa diketahui, dan 
  3. 87% berkata mereka mengharapkan respon terhadap pertanyaan atau keluhan dalam waktu kurang dari 24 jam. 
  4. Sementara 20% mengharapkan respon dalam waktu satu jam. Selain itu online shop harus menawarkan diskon.

Hasil survey pun menunjukan, 58% responden mengungkapkan faktor kenyamanan adalah alasan utama mereka berbelanja online. Sementara 71% responden mengatakan mereka bersedia tidak menerima informasi tertentu, seperti alamat e-mail dan riwayat belanja

Pelanggan akan cenderung memberikan nomor ponsel, lokasi real-time atau pendapatan bulanan mereka. Sebagai gantinya, konsumen mengharapkan peritel untuk menjaga ketertarikan mereka (72%), transparan dengan pengggunaan data personal mereka (66%) serta melindungi privasi mereka jika ada investigasi kriminal (60%).

Begitu konsumen memberikan data pribadi kepada peritel online yang dikunjungi secara rutin, mereka mengharapkan tingkat layanan tertentu sebagai imbalannya. Dan, jika pelaku usaha  ritel melanggar kepercayaan dan rasa hormat yang telah dibangunnya dengan pelanggan, maka hubungan tersebut akan rusak.

Hasil survei menemukan, konsumen akan meninggalkan toko langganannya jika data pribadi mereka digunakan tanpa sepengetahuan mereka (79%). Begitu pula jika peritel tidak responsif terhadap permintaan pelanggan serta mengirim pesan yang tidak relevan bagi pelanggan.

Konsumen juga mengharapkan pengalaman eksklusif dan personal. Mayoritas responden (61%) memilih menerima kejutan yang menguntungkan dan diskon. Mereka menghargai respon dari peritel yang memiliki pemahaman penuh tentang sejarah mereka (53%), rekomendasi produk yang relevan (43%) dan layanan bernilai tambah (42%).


Dapat disimpulkan, pelaku bisnis ritel dalam memenuhi kebutuhan pelanggan wajib mengembangkan model bisnis yang mampu mendorong budaya yang terpusat kepada pelanggan di setiap departemen, tidak hanya departemen sales dan pelayanan. 

Pelanggan mengharapkan semua karyawan memahami dan bisa memuaskan pelanggan, sehingga mereka merasa dihargai dan menjadi bagian dari proses bisnis.

DIGITALISASI DI INDUSTRI MIGAS